Senin, 14 November 2011

Dampak Perkembangan Internet Pada Kalangan Remaja

KATA PENGANTAR

Puji syukur yang dalam penulis ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nyalah makalah ini dapat penulis selesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dalam makalah ini, penulis membahasa mengenai “Dampak Perkembangan Internet Pada Kalangan Remaja”, suatu permasalahan yang selalu dialami oleh remaja yang memanfaatkan internet untuk mengakses suatu informasi.

Karya tulis ini dibuat dalam rangka memper dalam pemahaman mengenai pengaruh perkembangan internet kalangan bagi remaja yang sangat diperlukan dengan harapan bahwa remaja dapat mengetahui dampak positif dan dampak negatif internet sehingga para remaja dapat memanfaatkan teknologi internet secara bijak. Karya tulis ini juga dibuat untuk memenuhi tugas penulis dalam bidang studi Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penulis mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi, dan saran. Untuk itu rasa terima kasih yang dalam penulis kepada yang terhormat :

1. Bapak Drs. H. Ade Djoeanda, MM, MBA, selaku Kepala SMA Negeri 2 Cimalaka.

2. Ibu Dra.Widaningsih,SPD, selaku pembimbing dalam karya tulis ilmiah ini.

3.Ibu Etty Supartini , selaku wali kelas XI IPA II

4. Rekan-rekan XI IPA 2 SMA Negeri 2 Cimalaka yang telah banyak memberikan masukan dalam penyusunan makalah ini.

Hanya kepada Tuhan Maha Kuasa jualah penulis memohon doa sehingga bantuan dari berbagai pihak bernilai ibadah. Penulis menyadari bahwa sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan kekurangan sehingga hanya yang demikian sajalah yang dapat penulis berikan. Penulis juga sangat mengaharapkan kritikan dan saran dari para pembaca sehingga penulis dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam penyusunan makalah selanjutnya.

Demikian makalah ini, semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin.

Cimalaka, 17 Oktober 2011

Penulis,

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................i

DAFTAR ISI..........................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN......................................................................................1

1.1 Latar Belakang Masalah........................................................................1

1.2 Rumusan Masalah.................................................................................3

1.3 Tujuan Penulisan...................................................................................3

1.4 Metoda dan Teknik...............................................................................4

1.5 Manfaat Penulisan.................................................................................4

BAB II LANDASAN TEORI................................................................................5

2.1 Pengertian Internet................................................................................5

2.2 Sejarah Internet.....................................................................................5

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.......................................9

3.1 Dampak Positif dari Perkembangan Internet .......................................9

3.2 Dampak Negatif dari Perkembangan Internet......................................11

3.3 Tindakan yang Dilakukan untuk Menghindari Penyalahgunaan Internet................................................................................................14

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN................................................................16

4.1 Kesimpulan...........................................................................................16

4.2 Saran....................................................................................................17

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................18

LAMPIRAN..........................................................................................................19



BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Saat ini teknologi sudah semakin maju. Komunikasi antar pulau, Negara bahkan benua, tidaklah sulit lagi dengan tersedianya jaringan global antar komputer yang dapat berkomunikasi dari berbagai lokasi di belahan dunia bernama internet. Internet terhubung dengan ribuan katalog perpustakaan sehingga penggunanya dapat meneliti ribuan database yang terbuka untuk umum.

Dunia informasi saat ini seakan tidak bisa terlepas dari internet. Penggunaan internet oleh masyarakat menjadikan dunia internet semakin lama semakin canggih. Komunikasi dan pencarian informasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan internet menjadi sangat cepat dan seakan tanpa jarak.

Dengan perkembangan internet yang begitu pesat ini, pepatah yang menyatakan bahwa “Dunia tak selebar daun kelor” sepantasnya berubah menjadi “Dunia seakan selebar daun kelor”. Hal ini disebabkan karena semakin cepatnya akses informasi dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa mengetahui peristiwa yang sedang terjadi di daerah lain atau bahkan di negara lain, misalnya Amerika Serikat walaupun kita berada di Indonesia.

Saat iniperkembangan internet sangat pesat dan semakin populer dikalangan remaja saat ini. Sekarang internet tidak hanya sekadar teknologi untuk berbagi data via e-mail, ftp, dan lain-lain. Namun, internet juga menawarkan berbagai situs yang menyediakan berbagai hal seperti jejaring sosial yang sangat populer di kalangan remaja. Jejaring social ini memungkinkan remaja untuk berkomunikasi dengan orang lain di daerah lain atau di negara lain.

Di kalangan remaja sekarang internet sebagai alat multifungsi karena multifungsinya tersebut para remaja dapat menggunakan internet secara positif ataupun negatif tergantung setiap individu. Contoh positif dari penggunaan internet adalah memanfaatkan internet untuk membantu mereka dalam proses pembelajaran. Namun, ada beberapa hal yang perlu dikhawatirkan dalam pemanfaatan internet oleh para remaja seperti penggunaan tidak sesuai kondisi. Mislanya, menggunakan fasilitas internet untuk mengakses situs-situs porno, dan lain-lain.

Berdasarkan argumentasi di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang dampak perkembangan internet di kalangan remaja di cimalaka.

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka permasalahan dalam tulisan ini adalah.

1. Apa pengertian internet ?

2. Bagaimana dampak positif dari perkembangan internet pada kalangan remaja ?

3. Bagaimana dampak negatif dari perkembangan internet pada kalangan remaja ?

4. Apa tindakan yang dilakukan remaja untuk menghindari penyalahgunaan internet ?

1.3. Tujuan Penulisan

Berdasasrkan rumusan masalah di atas , tujuan dari penulisan ini adalah.

1. Untuk mengetahui pengertian dari internet.

2. Untuk mengetahui dampak positif dari perkembangan internet pada kalangan remaja.

3. Untuk mengetahui dampak negatif dari perkembangan internet pada kalangan remaja.

4. Untuk mengetahui tindakan yang dilakukan remaja untuk menghindari penyalahgunaan internet.

1.4. Metoda dan Teknik

Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah metode Deskriptif dan metode Studi Pustaka.

1. Metode deskriptif yaitu, penulis mengumpulkan bahan-bahan, materi-materi, data-data, dan informasi-informasi dengan cara menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung.

2. Metode studi pustaka yaitu, penulis mengumpulkan bahan-bahan, materi-materi, data-data, dan informasi-informasi yang diperoleh dari buku-buku dan atau dari jurnal yang tersedia.

1.5. Manfaat Penulisan

Dengan dibuatnya tulisan ini diharapkan dapat memberi manfaat baik bagi penulis maupun bagi pembaca. Adapun manfaat dari tulisan sebagai berikut:

1. Dapat menambah wawasan penulis dan khalayak tentang hal-hal yang berhubungan dengan pengaruh perkembangan internet pada kalangan remaja.

2. Sebagai bahan referensi untuk pembaca.

3. Dapat melatih siswa pada umumnya dan penulis khususnya dalam mengembangkan wawasan diri untuk menyusun buah pikiran secara sistematis dalam bentuk makalah.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1.Pengertian Internet

Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statishingga yang dinamis dan interaktif.

2.2. Sejarah Internet

Sejarah kemunculan dan perkembangan internet. Sejarah intenet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program email yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program email ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals dan Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET.

Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link. Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertamakalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Ditahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Internet di Indonesia baru masuk pada tahun 1990-an, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih di kenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya.

Di tahun 1986-1987 awal perkembangan jaringan internet di kenal sebagai jaringan paket radio di Indonesia. Jaringan paket radio ini di gunakan secara individual oleh masyarakat tertentu terutama di golongan kelas atas. Di tahun yang sama pula muncul jaringan paket radio bernama ITB yang di kembangkan dengan memperoleh koneksi dari Telkom Net. Pada akhirnya masuklah jaringan internet dalam jaringan pendidikan di Indonesia. Pada tahun 2006, ada lebih dari 4000 sekolah di Indonesia yang tersambung ke internet. Dan hingga kini internet terus berkembang pesat secepat jaringan internet itu sendiri.

BAB III

HASIL PENELITITAN DAN PEMBAHASAN

3.1. Dampak Positif dari Perkembangan Internet

Saat ini para remaja sudah tidak asing lagi dengan namanya internet. Bahkan hampir semua remaja ataupun orang dewasa sudah kenal dengan namanya internet dan sudah pernah menggunakan internet. Internet disebut juga mesin pencari data kilat dengan demikian pencarian informasi menjadi semakin cepat dan tentunya internet menjadi sumber informasi baik informasi positif maupun negatif. Sebuah informasi dikatakan bernilai positif jika informasi tersebut memberikan manfaat bagi penelitian.

Berikut ini akan dijelaskan dampak-dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi.

1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.

4. Fungsi komunitas, internet membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna internet dari seluruh dunia. Dalam komunitas ini pengguna internet dapat berkomunikasi, mencari informasi, berbelanja, melakukan transaksi bisnis, dan sebagainya. Karena sifat internet yang mirip dengan dunia kita sehari-hari, maka internet sering disebut sebagai cyberspace atau virtual world (dunia maya).

5. Mempermudah proses pembelajaran.Layanan online dalam pendidikan pada dasarnya adalah memberikan pelayanan pendidikan bagi pengguna (siswa) dengan menggunakan internet sebagai media. Layanan online ini dapat terdiri dari berbagai tahapan dari proses program pendidikan seperti: pendaftaran, test masuk, pembayaran, perkuliahan, penugasan kasus, pembahasan kasus, ujian, penilaian, diskusi, pengumuman, dll. Pendidikan jarak jauh dapat memanfaatkan teknologi internet secara maksimal, dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu, tempat dan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi guru dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat didownload oleh siswa.

6. Mempermudah komunikasi untuk menyambung silaturahmi, pada situs jejaring social di internetseperti (facebook, twitter, plurk, yahoo koprol, dll).

7. Sarana untuk hiburan. Beberapa perangkat hasil dari perkembangan internet menyediakan fasilitas game, audio, dan video.

8. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

9. Siswa tidak gagap teknologi, siswa dapat mengikuti perkembangan era teknologisasi dunia dan siswa dapat lebih produktif, efektif dan efisien dalam waktu, energi dan biaya karena ada sarana komunikasi yang memudahkan urusannya.

3.2.Dampak Negatif dari Perkembangan Internet

Perkembangan internet, adalah hal yang patut disyukuri. Sebab dengan sentuhan teknologi internet, berbagai pemenuhan pencarian dan komunikasi manusia menjadi lebih mudah. Pada dasarnya, internet membawa implikasi positif dalam sejarah kehidupan manusia. Bahkan, perkembangan internet menjadi bukti perkembangan kemampuan manusia untuk menggunakan nalar dan pikirannya dalam mengelola alam dan potensi diri manusia itu sendiri. Akan tetapi, jika hasil capaian internet kemudian disalahgunakan, maka yang muncul adalah beragam dampak buruk. Tidak hanya tujuan utama dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak tercapai, namun penyalahgunaan rekayasa teknologi itu sendiri akan membuat hidup manusia semakin sulit. Tidak terkendali. Menjadi linglung. Bahkan menjadi ambigu.

Berikut ini adalah dampak-dampak negatif dari perkembangan internet pada kalangan remaja.

1. Pornografi. Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.

2. Kekejaman dan Kesadisan. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.

3. Penipuan. Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.

4. Meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya. Dan yang lebih mengkhawatirkan jika situs perjudian tersebut dikunjungi oleh remaja-remaja yang masih labil sehingga sangat rentan merusak moral mereka.

5. Mengurangi sifat sosial manusia, karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).

6. Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.

7. Penggunaan tidak sesuai kondisi, Misalnya, menggunakan Internet pada saat proses belajar mengajar berlangsung untuk membuka situs jejaring sosial (facebook, twitter, plurk, yahoo koprol, dll) pada saat belajar.

8. Mengganggu kesehatan. Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.

9. Menghamburkan uang. Akses internet untuk membuka Internet jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg gratis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif. Lain soal jika mereka menggunakannya untuk kepentingan bisnis.

3.3 Tindakan yang Dilakukan untuk Mengindari Penyalahgunaan Internet

Tindakan yang dapat dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan internet, antara lain:

1. Gunakan teknologi yang anda kuasai untuk menjalin hubungan yang lebih intents dengan teman atau orang-orang yang sebelumnya telah anda kenal didunia nyata. Jangan terobsesi untuk mencari teman-teman baru di Facebook, twitter , atau sosial media yang lain karena kecenderungan yang terjadi, mereka yang hanya anda kenal didunia maya tidak akan memberikan nilai persahabatan yang mutualisme atau saling mensupport antara satu dan yang lain didunia nyata.

2. Jika anda ingin mencari teman-teman yang baru didunia maya, carilah komunitas positif yang sering melakukan pertemuan di dunia nyata atau biasa dikenal dengan istilah kopdar atau kopi darat. Komunitas seperti inilah yang benar-benar akan mengasah kemampuan komunikasi anda karena komunitas-komunitas ini seringkali memberikan kita inspirasi dan dukungan yang optimal pada kehidupan anda.

3. Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.

4. Tidak menggunakan internet pada saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.

5. Ketika berada dirumah sebaiknya mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan memanfaatkan teknologi internet.

6. Menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno.

7. Memanfaatkan teknologi internet seperlunya.

Dalam hal ini pengawasan dari orang tua juga sangat penting. Mengingat kenakalan remaja dilakukan mayoritas dilakukan oleh para remaja yang kurang mendapat perhatian dari orang tua.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

1. Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia,dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

2. Dampak positif dari perkembangan internet, antara lain :

a.Internet sebagai media komunikasi

b. Media pertukaran data

c. Media untuk mencari informasi atau data

d. Fungsi komunitas

e. Mempermudah proses pembelajaran

f. Mempermudah komunikasi untuk menyambung silaturahmi

g. Sarana untuk hiburan

h. Kebutuhan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan.

f. Siswa tidak gagap teknologi

3. Dampak negatif perkembangan internet adalah pornografi, kekejaman dan kesadisan, penipuan, perjudian, mengurangi sifat sosial manusia, bisa membuat seseorang kecanduan, dan penggunaan tidak sesuai kondisi, menghamburkan uang, mengganggu kesehatan.

4. Tindakan yang dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi adalah dengan menggunakan teknologi komunikasi seperlunya dan penggunaannya sesuai dengan kondisi.

4.2 Saran

1. Diharapkan kepada masyarakat pada umumnya dan remaja khususnya untuk menggunakan nalar dan pikirannya dalam memanfaatkan internet, menggunakan internet seperlunya dan penggunaannya sesuai dengan kondisi agar beragam dampak buruk dari internet tidak terjadi.

2. Dengan penugasan membuat karya tulis seperti ini, akan memacu kreativitas berpikir, memperluas cakrawala berpikir, dan meningkatkan minat membaca para siswa.

3. Kepada seluruh pembaca kiranya memberikan kritikan yang bersifat membangun sehingga apa yang kita harapkan dari isi tulisan ini dapat berguna bagi masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

Gnupi, Ipung. Internet Bisa Berbahaya Juga. http://www.gnupi.com/bahaya-internet-dan-cara-menanggulangi-dampak-negatif/html. diakses tanggal 23 Oktober 2011.

Hakim, Nurul. Pengertian Internet dan Sejarah Internet. http://www.nurulhakim. com/2011/07/internet-sejarah-dan-pengertian-tentang-internet-part-2.html.diakses tanggal 20 Oktober 2011.

Hyuuga, Okta. Dampak Negatif dan Positif dari Internet. http://www. octahyuuga.wordpress.com/2009/03/02/dampak-negatif-dan-positif-dari-internet.html. diakses tanggal 21 Oktober 2011.

Supriansyah, Haris. 2008. Problogger, Buku Pintar Surfing. Oase Media: Bandung.

LAMPIRAN 1

http://www.pontianakpost.com/uploads/berita/dir30072009/img30072009219351.jpg

Internet mempermudah proses pembelajaran.

http://i.okezone.com/content/2010/04/28/196/327102/LNZFiqFY7Z.jpg

Internet mempermudah komunikasi untuk menyambung silahturahmi.

LAMPIRAN 2

Penggunaan internet yang tidak sesuai kondisi.

http://happynature.files.wordpress.com/2011/08/di-depan-laptop.jpg?w=300&h=225

Internet dapat mengganggu pada kesehatan.






1 komentar:

ans!!